Pendidikan

Dari Lapangan Madrasah ke Panggung Dunia: Motivasi Sukses dari Prof. Dr. Bukhori Muslim

Padangsidimpuan (Humas). Pagi itu, Selasa (12/08) matahari baru saja menembus kabut tipis di Lapangan MTs Negeri 1 Padangsidimpuan. Udara sejuk menyapa ratusan siswa yang berbaris rapi mengikuti apel pagi. Namun, ada yang berbeda. Bukan sekadar apel seperti biasanya. Hari ini, mereka akan bertemu sosok istimewa, seorang alumni yang pernah berdiri di lapangan yang sama, merajut mimpi yang kini telah terwujud.

Dialah Prof. Dr. Bukhori Muslim, tokoh akademik bergelar profesor, yang kiprahnya telah menginspirasi banyak orang. Tepat pukul 07.00 WIB, beliau melangkah masuk ke lapangan, disambut hangat oleh Kepala Madrasah, para guru, dan tatapan penuh rasa ingin tahu dari para siswa. Senyum tulus dan sikap rendah hati yang beliau bawa seolah langsung mencairkan suasana.

Di hadapan ratusan pasang mata, Prof. Bukhori menyampaikan motivasi bertema Kiat Sukses di Masa Depan sebuah panduan hidup yang lahir dari pengalaman panjangnya. Beliau memulai dengan pilar pertama: akhlakul karimah dan karakter. “Jujur, disiplin, cinta guru, hormat kepada orang tua, dan sayangi teman. Teman itu saudara, kalau kita saling sayang, insyaallah kita akan sama-sama sukses,” ucapnya penuh penekanan.

Pilar kedua adalah prestasi akademik dan literasi. Dengan nada yang hangat, beliau mendorong siswa untuk rajin membaca, menulis, dan berpikir kritis. “Literasi bukan sekadar membaca buku, tapi memahami dunia,” ujarnya.

Berlanjut pada pilar ketiga, beliau mengingatkan pentingnya keterampilan abad 21: kreativitas, semangat berubah, kemauan bekerja, kemampuan berkolaborasi, dan penguasaan teknologi digital. “Zaman ini bergerak cepat, kalian harus siap beradaptasi,” pesannya.

Pilar terakhir adalah keseimbangan sehat jiwa dan raga. Menurutnya, otak yang cerdas butuh tubuh yang sehat dan hati yang tenang. “Jangan lupa jaga kesehatan, karena itu modal kalian untuk melangkah jauh,” imbuhnya.

Di sela-sela kata-katanya, siswa-siswa terlihat mengangguk, beberapa bahkan mencatat poin-poin penting. Wajah mereka memancarkan semangat baru, seakan mendapat peta jalan menuju masa depan yang gemilang.

Usai amanat, Kepala MTsN 1 Padangsidimpuan Hj. Asriana, M. Ag menyampaikan apresiasi. “Kehadiran Prof. Bukhori bukan hanya nostalgia bagi madrasah, tapi juga hadiah inspirasi bagi generasi penerus,” ungkapnya.

Acara pagi itu ditutup dengan sesi foto bersama. Di tengah deretan senyum lebar dan kilatan kamera, tersimpan satu pesan yang melekat di hati seluruh peserta apel: mimpi besar bisa dimulai dari tempat sederhana, selama ada niat, akhlak, dan usaha yang tak pernah padam. (BRH)